
Sudahkan sobat tahu jamur yang sangat bermanfaat bagi petani ini? Iya jamur ini disebut dengan jamur Jakaba yang kepanjanganya adalah jamur keberuntungan abadi, kenapa diberi nama jamur keberuntungan abadi? Sebab untuk membuat jamur ini sangat untung-untungan, kadang berhasil kadang malah gagal total.
Apa itu jamur jakaba?
Jamur jakaba adalah salah satu jenis jamur yang tumbuh di hutan hujan tropis di daerah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Jamur jakaba tergolong dalam keluarga Marasmiaceae dan dikenal dengan nama latin Marasmius oreades. Jamur ini biasanya tumbuh di atas pohon tua atau ranting yang mati, dan memiliki bentuk yang agak unik, dengan tengkorak kecil yang terbuat dari kulit kayu yang terbungkus dalam daging jamur yang halus.
Apa itu jamur jakaba dan kenapa jamur ini dicari-cari oleh para petani? Jamur jakaba merupakan jamur yang pertama kali ditemukan di daerah Situbondo Jawa timur oleh Aba Junaidi Sahidj, Aba junaidi memulai uji cobanya dengan membuat jamur dari air cucian beras yang di diamkan di tempat tertutup, secara perlahan tumbuh jamur aneh berbentuk seperti karang di bagian bawah, dan spora berwarna oranya di bagian atas. Setelah itu aba junaidi penasaran dan menguji coba air cucian beras tadi ke tanaman. Dan setelah beberapa kali uji coba, aba junaidi mendapatkan hasil bahwa tanaman yang di kocor air jakaba pertumbuhanya lebih cepat dan bertahan hidup lebih lama jika dibandingkan dengan tanaman yang hanya di pupuk dengan pupuk kimia.
Uji coba membuat jamur jakaba dengan air cucian beras
Jadi sebelum masuk ke jamur, saya pernah mencoba sendiri membuat jamur jakaba tanpa indukan. Dan hasilnya nihil susah sekali membuat jamur jakaba tanpa biang.
Uji coba pertama saya menggunakan air cucian beras yang di simpan di dalam bak di tempat teduh, dan disimpan kurang lebih 7 hari, saya tunggu sampai 14 hari ternyata membuat jamur jakaba tanpa biang memang susah, memang seperti namanya Jamur keberuntungan, jadi untuk membuatnya bisa kadang berhasil kadang malah gagal.
Saya juga bertanya kepada komunitas, apakah mungkin membuat jamur jakaba hanya dengan air cucian beras, jawaban dari komunitas menjelaskan bahwa, kemungkinan berhasil memperbanyak jamu jakaba hanya 20%, dan 80% kebanyakan gagal, malah air cucian beras menjadi air fermentasi yang dapat juga digunakan sebagai pupuk, namun kualitas pupuk air cucian beras tidak lebih bagus dari air jamur jakaba.
Tips Sukses Memperbanyak Jamur Jakaba
Jika mendapatkan jamur jakaba lebih susah, lebih baik sobat mulai memperbanyaknya saja, dengan catatan sobat sudah memiliki biang Jakaba.
Jika sobat belum memiliki biang, Pak Sulthon memiliki biang yang siap dikirim keseluruh Indonesia.
Jika dirasa artikel ini bermanfaat, bisa bantu pak sulthon untuk mengembangkan website ini membeli biang jamur Jakaba melalui toko online dibawah ini.
Pak Sulthon memiliki toko di Shopee dan Tokopedia yang menjual jamur jakaba super king (bisa panjang hingga 15 cm)
Berikut link toko online nya :
Setelah sobat memiliki biang jamur jakaba, sobat bisa menyiapkan beberapa hal dibawah ini untuk memperbanyak jamur jakaba.
Alat untuk membuat jakaba:
- Toples plastik besar atau ember yang memiliki tutup
- Kain halus yang berpori
- Karet/tali rafia
Bahan :
- Biang jakaba super king dari pak sulthon
- Air 5 Liter air bersih
- Air Leri 1 liter (air cucian beras/ACB)
- Dedak/Bekatul
- Poor pakan ayam BR (beli di penjual pakan ternak)
- Beras merah
Cara membuat JAKABA 100% berhasil :
- ACB 1 liter dimasukkan kedalam Toples/Ember dan di campur air 5 liter air bersih
- Campur 5 sendok dedak, 5 sendok poor BR dan 5 sendok beras merah kedalam ember / toples.
- Aduk dengan tangan hingga halus dan tercampur dengan sempurna
- Masukan 1 botol biang jamur jakaba super king dari pak sulthon.
- Tutup toples/ember dengan kain dan tali hingga rapat.
- Ember disimpan di tempat yang agak gelap dan tidak terkena cahaya matahari langsung dengan suhu yang sejuk tidak panas
- Selama dalam proses penyimpanan toples tidak boleh terguncang agar saripati dari campuran tadi tidak rusak.
- Bisa di cek setiap 3 hari, apakah jamur sudah tumbuh atau tidak.
- Tumbuhnya jamur ditandai dengan berubah warna permukaan air menjadi warna oranye.
- Dalam 2 minggu jamur jakaba sudah tumbuh 5cm. Dan dalam waktu 1 bulan jamur sudah memiliki panjang 15 cm lebih.
Permasalahan yang sering timbul
- Di beberapa kasus ada jamur yang diselubungi belatung karena biasanya campuran bahan tadi dihinggapi lalat, solusinya adalah semprotkan pestisida atau semprotkan obat nyamuk semprot kedalam permukaan air calon jakaba. (tidak usah terlalu banyak semprotnya) belatung tadi nantinya akan mati sendiri.
Manfaat jamur jakaba
Banyak orang tidak tahu, bahwa jamur jakaba dapat menggantikan pupuk kimia seperti NPK, sebab di dalam penelitian yang dilakukan Aba Junaidi kandungan dari air jakaba memiliki tingkat NPK lebih tinggi dibandingkan pupuk NPK dari pabrik, sehingga dengan sedikit dosis air jakaba sudah mampu menggantikan pupuk NPK dari pabrik. Menarik bukan?
Adapun sepenggal informasi yang saya dapatkan bahwa ada beberapa Bakteri yang hidup di Air jakaba.
- Bakteri Pseudomonas fluorescens : Bakteri ini merupakan sejenis mikroba yang hidup akar tanaman dan mempunyai fungsi untuk menghambat perkembangbiakan patogen yang dapat merusak akar tanaman.
- Bakteri Pektolitik pektin : Bakteri dapat mengubah karbohidrat menjadi hormon tumbuh atau ZPT.
Selain dari manfaat bakteri diatas, di dalam air jakaba juga memiliki manfaat lain diantaranya adalah :
- Mengatasi permasalahan tanaman yang kerdil : Dari beberapa persemaian, tentu ada beberapa tanaman yang tumbuhnya kurang optimal atau lambat, nah ini disebut dengan tanaman kerdil. Dengan air jakaba, tanaman kerdil akan tumbuh optimal kembali dan bisa tumbuh seperti tanaman yang lain.
- Memperpanjang Umur Tanaman : Umur tanaman memang berbeda-beda, namun jika di aplikasikan ke tanaman cabai dan terong, tanaman tersebut bisa berumur lebih lama dan dapat meningkatkan hasil panen lebih besar hingga 30%.
- Mengatasi layu fusarium : Fusarium biasa disebabkan oleh cendawan, Fusarium adalah salah satu genus cendawan berfilamen yang banyak ditemukan pada tanaman dan tanah Fusarium merupakan patogen pada tanaman yang dapat menyebabkan penyakit hawar. Dengan memberikan air jakaba tadi patogen-patogen penyebab layu fusarium bisa di atasi.
- Kaya akan zat ZPT : ZPT adalah zat pengatur tumbuh, dengan memberikan zat ZPT pada tanaman diharapkan tanaman lebih subur dan dapat menghasilkan panen yang maksimal.
- Kaya akan zat NPK, penelitian dari akun youtube Aba Junaidi menjelaskan kandungan phosphor(P) dari air jakaba sangat tinggi, ini sangat cocok untuk tanaman yang sedang mengalami fase vegetatif.
Cara Pengaplikasian jamur jakaba
Ada beberapa cara pengaplikasian air jakaba, perbedaan pengaplikasian tergantung dari umur dan jenis tanaman. Perlu diketahui jika dosis air jakaba merupakan pupuk organik, jadi untuk takaran tidak ada kata takaran pasti, namun seobat bisa mencoba beberapa kali takaran. Peruntukan pupuk jakaba itu digunakan untuk metode KOCOR, bukan Sepmrot.
- Pada tanaman yang baru tumbuh bisa menggunakan campuran 400 ml air jakaba di banding per 10 liter air bersih.
- Jika kurang ada efeknya, bisa di tambah lagi dosisnya. Misal 600 ml air jakabaper 10 liter air bersih.
- Jika di aplikasikan ke anggrek saya menggunakan dosis 100 ml / 2 liter air.
- Jika pada tanaman buah seperti jambu, kelengkeng, durian dan tanaman per kambium bisa memakai dosis 1 liter banding 10 liter bersih.
Berikut hasil dari pengaplikasian Air jakaba di tanaman jambu air saya







