Sulthon Hidupku terkait dengan birunya pantai, hijaunya gunung, kuningnya sunset dan layar laptop yang on 24 jam. SEO Specialist, Internet Marketer, Bisnis Owner

Cara Menulis Daftar Pustaka untuk Karya ilmiah, 100% Gampang !

5 min read

Kamu memiliki banyak ide keren dan sudah merealisasikannya dalam bentuk eksperimen. Kemudian yang menjadi masalah sekarang adalah penulisan daftar pustaka sesuai dengan peraturan pengumpulan jurnal. Kamu bisa baca tips cara menulis daftar pustaka untuk karaya ilmiah di sini untuk bisa membuat yang sesuai dengan format citasi yang diperlukan.

Cara Menulis Daftar Pustaka Untuk Karya Ilmiah Mudah

Daftar pustaka dalam suatu karya ilmiah adalah wajib hukumnya dan ada banyak formatnya. Misalkan saja format citasi jurnal berupa APA, MLA, gaya Chicago. Format-format daftar pustaka tersebut adalah untuk tujuan go internasional. Kamu juga perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan daftar pustaka dan masing-masing formatnya juga.

Pahami Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah sebuah tulisan yang terdapat di bagian akhir suatu karya tulis sebagai sumber referensi penulis dalam membuat karya tersebut. Tidak peduli apapun pekerjaan dan status, orang yang membuat karya tulis perlu mencantumkan daftar pustaka. Format penulisan karya tulis bisa berbeda-beda, baik berupa buku maupun jurnal.

Anda perlu mengetahui perbedaannya. Selain itu setiap karya tulis harus mencantumkan lebih dari satu bahan referensi. Sebuah karya harus memiliki lebih dari 1 sumber acuan tulisan, agar tidak dicap menjiplak atau plagiat.

Semakin banyak bahan yang dijadikan referensi, maka hasilnya akan semakin baik. Daftar pustaka juga bisa dianggap sebagai etika penulis terhadap penulis lainnya.

Pentingnya Mencantumkan Daftar Pustaka

Memberikan daftar pustaka ini sangat penting, karena memiliki banyak fungsi. Seluruh fungsi dari daftar pustaka yakni:

  • Karya tulis dapat dianggap valid, karena disusun berdasarkan banyak referensi yang sudah dibuktikan dengan eksperimen yang dilakukan oleh peneliti, baik melalui simulasi atau praktek.
  • Bentuk pertanggung jawaban terhadap sebuah karya dan apresiasi terhadap jerih payah orang lain yang membuat karya tulis.
  • Menghindari adanya tuduhan plagiat terhadap karya tulis lainnya.
  • Pemenuhan syarat dalam membuat suatu karya tulis.

 

Kaidah Penulisan Daftar Pustaka

Menulis daftar pustaka tidak bisa dilakukan sembarangan. Kamu perlu mengikuti kaidah-kaidah penulisan yang ada. Walaupun ada banyak jenis dari daftar pustaka, tetap ada kaidah yang baku dan kamu bisa simak di sini.

  • Penulisan nama pembuat karya harus selalu dibalik dan dilakukan pemisahan nama dengan menggunakan tanda koma. Apabila nama sang penulis panjang, maka bisa mulai dari nama yang paling akhir. Baru diikuti menggunakan singkatan pada nama pertama sampai belakang.
  • Tidak perlu menyertakan gelar, baik itu gelar yang merupakan prestasi akademik, agama, maupun keturunan.
  • Jika karya tulis yang menjadi referensi ditulis oleh lebih dari satu penulis, maka kedua namanya perlu dipisahkan menggunakan tanda koma.
  • Menuliskan judul suatu buku yang dibuat penulis lain harus menggunakan cetakan miring alias italic. Sedangkan penulisan sebuah artikel tidak perlu dicetak miring.
  • Setiap bagian awal kata penulisan judul buku maupun jurnal ditulis dengan huruf kapital. Hal tersebut hanya tidak berlaku pada kata tugas.
  • Judul artikel ditulis dengan menggunakan huruf kapital hanya pada bagian awalnya saja. Sedangkan sisanya pakai huruf kecil.
  • Daftar Pustaka disusun sesuai urutan alfabet.
  • Jarak antar referensi yang satu dengan lainnya antara 1,5 sampai dengan 2.
  • Sambungan referensi yang panjang dibuat menjorok ke dalam dengan ketukan 5 – 7 dan menggunakan spasi yang rapat dengan bagian sambungannya.

 

Pakai Mesin Pembuat Daftar Pustaka

Menulis citasi secara manual memang hal yang merepotkan. Apalagi saat referensi yang dipakai jumlahnya mencapai ratusan. Biasanya ini terjadi bagi orang yang akan menulis buku dengan ketebalan sampai ribuan halaman. Bisa dibayangkan itu akan sangat memakan waktu. Kamu bisa saja lebih menghemat waktu dengan menggunakan mesin pembuat daftar pustaka.

Kamu bisa saja menggunakan word atau mesin citasi online. Namun lebih praktis menggunakan mesin citasi online dan belum banyak masyarakat kita yang memahami hal ini. Ada banyak sekali mesin citasi online yang disediakan secara gratis. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat berapapun banyaknya referensi yang dipakai.

Pakai Mesin Citasi Online CitationMachine.net

Cara Menulis Daftar Pustaka

Salah satu nama mesin pembuat daftar pustaka online yang bisa dipakai secara gratis adalah CitationMachine.net. Bahkan website tersebut juga menyediakan plagiarism checker bagi penggunanya. Tidak hanya bisa dipakai menulis daftar pustaka berformat jurnal, kamu akan bisa menggunakannya untuk menulis daftar pustaka buku.

Kamu akan bisa menggunakannya dalam menulis daftar pustaka jurnal dengan berbagai format. Format yang disediakan ada APA, MLA, dan Chicago. Caranya:

  • Ketik citationmachine.net pada bagian Address Bar di Browser kamu
  • Klik ikon dengan gambar yang terletak di bagian pojok kiri atas.
  • Muncul tampilan menu plagiarism and Grammar, Citation Guides, Title Page Maker, Citation Machine Plus, dan Support.
  • Pilih yang Citation Guides dengan klik sekali.
  • Tampilan layar akan berubah
  • Klik pada tulisan “The Ultimate Guide to Citing in APA” dan tampilan layar akan berubah.
  • Arahkan kursor menuju tanda panah hitam di samping tulisan book ( ).
  • Pilih yang sesuai dengan kebutuhan kamu, misalkan website, book, journal, newspaper, dan lain-lain. Dalam contoh ini akan digunakan format journal.
  • Tampilan tulisan akan berubah menjadi “Find Your Journal”.
  • Ketik Judul pada bar pencarian journal dan klik Search. Misalkan saja kamu ketik “nanoparticle”.
  • Muncul banyak judul journal yang sesuai atau mirip dengan judul journal yang kamu ketik.
  • Pilih salah satu judul journal dengan klik ikon “Cite”.
  • Klik ikon “Continue” dan muncul tampilan Cite a Journal.
  • Cek seluruh detail citasi journal apakah sudah sesuai dengan jurnal yang kamu pakai atau belum. Jika belum sesuai, maka kamu bisa mengubah informasi yang ada di tampilan tersebut.
  • Scroll ke bawah sampai menemukan ikon bertuliskan “Complete Citation” dan klik ikon tersebut.
  • Hasil citasi sudah muncul dan kamu bisa salin-tempel hasilnya ke karya tulis.
  • Cara menyalinnya dengan klik ikon dan pilih Copy citation.

 

Format Daftar Pustaka

Kamu perlu mengetahui beberapa daftar pustaka untuk maca-macam karya tulis. Memahaminya akan menjadi lebih mudah dengan menggunakan contoh yang akan disertakan di sini. Contoh cara menulis daftar pustaka yang pertama untuk format journal APA:

Emamy, H. (n.d.). Nanoparticle Composite Materials: Controlling Nanoparticle Organization and Nanoparticle Effects on Polymer-Composite Dynamics. doi:10.14418/wes01.3.85

Kamu sudah bisa memahami penulisan dari jurnal berformat APA. Sedangkan penulisan daftar pustaka untuk buku format APA bisa kamu lihat berikut.

Naito, M., Yokoyama, T., Hosokawa, K., & Nogi, K. (2018). Nanoparticle technology handbook. Amsterdam: Elsevier.

Cara Menulis Daftar Pustaka

 

Format daftar pustaka berikutnya yang perlu kamu ketahui adalah website berformat APA. Contohnya bisa kamu lihat berikut.

Nanoparticle. (2020, July 20). Retrieved July 24, 2020, from  https://en.wikipedia.org/wiki/Nanoparticle

Kamu pasti sudah bisa membedakan ketiga contoh penulisan berdasarkan sumber media tulisnya bukan. Penulisan daftar pustaka untuk jurnal, buku, dan website memiliki kaidah penulisan yang berbeda.

 

Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Buku untuk karya ilmiah thesis maupun skripsi

Ada banyak cara ketika kamu menulis daftar pustaka dari sumber buku. Kamu harus memperhatikan beberapa hal penting saat hendak mengambil buku pertama kalian harus memperhatikan urutan dan tanda bacanya. Berikut adalah Contoh urutan Daftar pustaka dari buku

 

  1. Nama

Nama penulis diketik paling pertama. Perlu kamu ketahui, untuk menuliskan nama belakang penulis terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan tanda koma (,) setelah itu baru di tulis nama depan dan tengah penulis. Jika buku karya dari dua penulis maka hanya penulis pertama yang urutan nama nya dibalik. Lalu Penulis kedua dan seterusnya penulisanya sama seperti nama aslinya, jadi tidak perlu di balik.

Jika nama penulis dicantumkan gelar pendidikan maka gelar dari penulis tidak perlu kamu tuliskan.

 

  1. Tahun Terbit

Setelah nama penulis, Kamu harus mencantumkan tahun terbit dari buku yang kalian pakai sebagai referensi.

Perlu di ingat, ada beberapa buku yang mencantumkan angka tahun cetakan awal, padahal bisa jadi buku yang kalian pakai merupakan cetakan kedua, ketiga, ataupun terakhir.

 

  1. Judul Buku

Untuk penulisan daftar pustaka, kalian bisa menuliskan judul buku secara lengkap. Jangan lupa, penulisan judul dibuat dengan italic (miring).

 

  1. Kota dan Nama Penerbit

Bagian terakhir cara menulis daftar pustaka yang di ambil dari sebuah buku yaitu mencantumkan kota penerbitan dan nama penerbit

Cara penulisanya pertama-tama dahulukan penulisan nama kota, baru diikuti dengan nama penerbit yang dibatasi dengan tanda titik 2 (:).

 

Hal penting yang perlu kamu ketahui adalah tanda batas dari tiap urutan. Pastikan kalian memakai tanda titik (.) untuk membatasi urutan nama, tahun terbit, judul buku, hingga kota dan nama penerbit.

 

Contoh Daftar Pustaka dari Buku

Data Buku:

Judul               : Family Medical Care Volume 4

Penulis            : Dr. John F. Knight

Penerbit         : Indonesia Publishing House

Kota Penerbit  : Bandung

Tahun Terbit    : 2001

 

Cara Penulisan daftar pustaka 1 orang:

Knight, John F. 2001. Family Medical Care Volume 4. Bandung: Indonesia Publishing House.

 

Cara penulisan daftar pustaka 2 orang:

Data buku :

Judul               : Panduan Pelatihan UKM

Penulis            : Siti Nurjanah, Budiawan dan Asep Hilman

Penerbit          : Inamedia

Kota terbit       : Bandung

Tehun terbit    : 2016

 

Cara penulisan daftar pustaka 2 orang:

Nurjanah, Siti, Budiawan dan Asep Hilman. 2016. Panduan Pelatihan UKM. Bandung: Inamedia.

 

 

 

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Artikel Jurnal

Data Artikel :

Judul Jurnal        : Sirok Bastra: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan Volume 1

Judul Artikel       : Bahasa Indonesia dalam Informasi dan Iklan di Ruang Publik Kota Pangkalpinang

Penulis                 : Umar Solikhan

Penerbit              : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kota Terbit          : Pangkalpinang

Tahun Terbit      : 2013

Cara Penulisan :

Solikhan, Umar. 2013. “Bahasa Indonesia dalam Informasi dan Iklan di Ruang Publik Kota Pangkalpinang” dalam Sirok Bastra: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan Volume 1 (hlm. 123-129). Pangkalpinang: Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 

 

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Internet (Artikel Daring)

Data Artikel :

Judul                     : Inikah Dampak Mematikan Pemanasan Global?

Penulis                 : Ayoni Sulthon

Tanggal Tayang : 29 Agustus 2015

Waktu Akses      : 10 Februari 2020, pukul 10.27

 

URL                        : https://www.paksulthon.com/cara-menulis-daftar-pustaka-untuk-karya-ilmiah

 

Cara Penulisan :

Sulthon, Ayoni. 2020. “Inikah Dampak Mematikan Pemanasan Global”, http://tekno.liputan6.com/read/2304179/inikah-dampak-mematikan-pemanasan-global, diakses pada 10 Februari 2020 pukul 10.27.

Sekian pembahasan dan penjelasan lengkap dari penulisan daftar pustaka dari berbagai sumber dengan baik dan benar. Semoga artikel ini membantu anda, saat anda membuat daftar pustaka dari karya ilmiah yang anda tulis.

Sulthon
Sulthon Hidupku terkait dengan birunya pantai, hijaunya gunung, kuningnya sunset dan layar laptop yang on 24 jam. SEO Specialist, Internet Marketer, Bisnis Owner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *